Jalan Suti Semarang

Jalan Suti Semarang, "Hancur", itulah kata yang paling tepat
menggambarkan jalan raya suti semarang satu satunya akses darat menuju
kecamatan suti semarang, kabupaten Bengkayang. Jalan yang kurang dari
50km, akan tetapi menghabiskan waktu tempuh lebih dari 6 Jam. Jalan
berlumpur, dengan genangan air membuat sepada motor tersiksa melewati
jalanan tersebut. Kadang terlihat seonggok papan sekadar agar roda
sepeda motor bisa melewati lumpur. Itu lah jalan Tolnya suti semarang
yang hanya bisa muat satu roda sepeda motor. Rusaknya jalan suti
semarang membuat susahnya akses transportasi, ditambah lagi sulitnya
jaringan komunikasi, bahkan bisa dibilang tidak, jangankan jaringan
internet, untuk telepon dan sms pun susah. Akibatnya Harga harga
kebutuhan pokok di Suti Semarang melambung jauh bahkan bisa mencapai 2
kali harga normal. Jika keadaan seperti itu dibiarkan terus menerus,
maka perekonomian di daerah tersebut tidak dapat berkembang dengan
baik, bahkan akan semakin terpuruk. Pemerintah daerah dan pemerintah
pusat harus turun langsung membangun jalan Suti Semarang, agar kondisi
tersebut dapat diperbaiki.

Operasi pada Bilangan Pecahan

Operasi pada bilangan pecahan, Bagi siswa SD materi ini bisa dibilang
materi yang agak berat terutama bagi anak Suti. Butuh pemahaman dan
konsep yang benar. Pak Teguh juga lumayan kesulitan jika harus
menjelaskan dari awal karena akan sangat menyita banyak waktu.
Menghadapi situasi seperti ini, Pak Teguh hanya mengingatkan konsep
penjumlahan, pengurangan, perkalian dam pembagian secara singkat
disertai dengan contohnya.
Untuk penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan, hal yang pertama
yang harus dilakukan adalah dengan menyamakan penyebut dari pecahan
pecahan yang akan dijumlahkan atau dikurangkan. cara menyamakan
penyebut dilakukan dengan mencari KPK dari penyebut dari pecahan
pecahan tersebut.
Untuk perkalian bilangan pecahan, hal pertama yang harus dilakukan
adalah memastikan bilangan yang akan dikalikan dalam bentuk pecahan
biasa, kemudian kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan
penyebut.
Sedangkan untuk pembagian bilangan pecahan, dilakukan dengan
mengalikan dengan kebalikan dari pembaginya.
Prinsip operasi pada bilangan pecahan tersebut harus benar benar
dikuasai oleh siswa sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi
yang lain, bahkan akan dipakai terus di jenjang jenjang selanjutnya.

Hewan dan Cara Perlindungan dirinya

Hewan dan Cara perlindungan dirinya, Hewan memiliki cara perlindungan
diri yang unik dari pemangsanya. Perlindungan diri tersebutlah yang
menjamin keberlangsungan kehidupan dan keturunannya. Bunglon dapat
merubah warna kulitnya sehingga dapat mengecoh pemangsanya, Landak
memiliki kulit yang berduri sehingga membuat pemangsanya berpikir 2
kali jika ingin memangsa. Lebah memiliki sengat, ular memiliki bisa,
kepiting memiliki japit dan kulit yang keras, sapi, kerbau, banteng
memiliki tanduk, dan masih banyak lagi hasil diskusi siswa kelas 3 SD
Negeri Suti Semarang. Dari hewan kita bisa belajar, hewan saja yang
tidak memiliki akal, ada keinginan untuk melindungi diri dari
pemangsanya, terlebih kita sebagai manusia yang telah dikarunia akal
yang derajatnya jauh lebih tinggi dari hewan atau binatang, seharusnya
lebih paham dalam melindungi diri dan keturunannya. Nah bagaimana kita
melakukan perlindungan diri, bisa kita lakukan dengan menjaga pola
hidup sehat, makan makanan yang bergizi dan teratur tentunya, menjaga
kebersihan, tidak merokok dan lain sebagainya.

Peristiwa Alam yang dapat Menimbulkan Bencana bagi Manusia

Peristiwa Alam yang dapat menimbulkan bencana bagi manusia, Peristiwa
alam ada yang dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan manusia
sekaligus juga memberikan manfaat bagi manusia. kali ini pak Teguh
akan membagikan hasil pemikiran siswa Kelas 3 SDN 03 Suti Semarang
mengenai peristiwa alam yang dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan
manusia dan bagaimana supaya kita terhindar dari bencana tersebut. Hal
pertama yang ada dibenak siswa adalah banjir, banjir dapat menyebabkan
kerugian yang besar bahkan bisa menelan korban jiwa. Agar kita
terhindar dari bahaya banjir, yang dapat kita lakukan adalah jangan
menebang pohon sembarangan, menjaga kelestarian hutan, dan jangan
membuang sampah sembarangan terlebih lagi ke sungai.
Selain banjir, tanah longsor juga bisa menjadi bencana bagi manusia.
tanah longsor dapat dicegah dengan menjaga kelestarian hutan dan tidak
melakukan penebangan pohon sembarangan.
selain hal tersebut ada banyak peristiwa alam lain yang dapat
menimbulkan bencana yakni gempa bumi, gunung meletus, tsunami, meteor
jatuh, kebakaran hutan, badai dan lain sebagainya. Peristiwa alam
tersebut memberi peringatan kepada manusia agar lebih bijak dan arif
terhadap alam, menjaga keseimbangan alam sehingga alam menjadi
bersahabat dengan manusia.