Satu Data, Seribu Aplikasi dan Sejuta Masalah

Dapodik, vervalpd, vervalptk, vervalsp, pdun, pipsd, dhgtk, simpkb, e-rapor, pdds, dan masih banyak lagi, aplikasi pendataan sekolah yang penuh dengan masalah. Niat pemerintah dalam hal ini Kemdikbud untuk melakukan pendataan nasional secara terpadu memang sangat baik dan perlu perlu kita apresiasi. Namun ketidak siapan penyediaan sistem, semakin menyusahkan operator sekolah melakukan pendataan. Kesan terlalu terburu buru, asal jadi, itulah yang bisa di tangkap dari berbagai aplikasi pendataan. Baru saja aplikasi di rilis namun langsung di temukan bug disana sini, memang tidak ada uji coba aplikasi kah?atau asal program jadi?. Saya yakin tim pengembang aplikasi pendataan, merupakan pakar yang telah diseleksi Kemdikbud, jadi pasti tahu alur dalam pembuatan sebuah aplikasi hingga aplikasi bisa dinyatakan rilis resmi.
Jika jargon "Satu Data" yang digembor gemborkan, juga di ikuti dengan penyederhanaan aplikasi pendataan, bukan malah menambah aplikasi dengan data yang sama, malah kadang isi datanya tidak sesuai satu sama lain. Mungkin akan lebih cocok jika jargon pendataan di ubah menjadi "Satu Data, Seribu Aplikasi, dan Sejuta Masalah".
Alangkah lebih baiknya jika dalam pendataan dipersiapkan sistem dan aplikasi yang benar - benar matang, barulah di launching, sehingga kedepannya tidak banyak menimbulkan masalah.

Click to comment